Rabu, 13 Mei 2015

Kaitan antara kemiskinan,industrilisasi dan pengambilan SDA


    1. Pandangan manusia dalam Ruang dan waktu
Kelompok Roma khawatir apakah penduduk makin besar jumlahnya dapat terpenuhi kebutuhannya dg SDA makin terbatas adanya. Kelompok ini juga mengatakan bahwa banyak dari manusia yang berpandangan jangka pendek atau sempit dan sedikit yang jangka panjang
  1. Beberapa kesimpulan studi kelompok roma
Bila kecenrungan pertumbuhan jumlah      penduduk dunia, industrilisasi, pencema ran, dan pengambilan SDA tetap seperti saat ini, ba tas pertumbuhan di bumi ini akan tercapai 100 tahun lagi. Akibatnya jumlah penduduk akan berkurang secara drastis termasuk kapasitas sektor industri .Ada kemungkinan untuk mengubah kecendrungan pertumbuhan dan menciptakan keadaan ekologi dan ekonomi yang stabil di masa datang. Keseimbangan secara global di dunia ini dapat direkayasa shg kebutuhan setiap orang di dunia ini dapat dipuaskan dan setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk merealisasikan potensi2 yang dimilikinya.Bila penduduk dunia mengambil keputusan untuk berjuang merealisasikan keadaa pada butir(2), semakin cepat mereka mulai, semakin cepat pula kemungkinan berhasilnya
  1. 2.      Bagaimana Cara Pemanfaatan SDA dalam Kaitan Pertumbuhan Ekonomi untuk Mengatasi Kemiskinan Di Era Industrialisasi
  • Ramalan pesimistis pertumbuhan ekonomi dan teknologi mengakibatkan rusaknya ekologi, shg kehidupan manusia dapat merosot
  • Ramalan optimistis  Dengan teknologi dapt diciptkan sumberdaya baru, pencemaran juga dapat dicegah (TUA), Shg pengurasan SDA dan pencemaran hanya bersifat sementara
  • Pencinta Lingkungan mengatakan satu2nya jalan untuk menyelamatkan dunia ini dari kehancuran adalah dg menekan laju pertumbuhan ekonomi.
  •  Kelompok ini  menekankan bahwa pencemaran lingkungan dan konsumsi SDA yg tidak pulih berkembang secara eksponensial (laju makin cepat)
  • Menurut Kelompok Roma ada 5 faktor yang saling tergantung yaitu penduduk, produksi pertanian,SDA, produksi industri pengolahan dan pencemaran lingkungan

  1. 3.      Jelaskan bagaimana Pengambilan SDA oleh Masyarakat Industry untuk Industrialisasi
Pencinta pertumbuhan ekonomi mengatakan masalah kekurangan semberdaya hanya sementar sifatnya, karena  dapat diatasi dengan kemajuan teknologi. Pertumbuhan ekonomi sangat perlu karena untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang. Environmentalist menyatakan permintaan terhdp SDA meningkat secara eksponensial dan teknologi juga akan berlaku hukun “diminishing returns”.SDA makin langka diperlukan untuk mene mukan dan mengambilnya biaya makin besar.
Beberapa cara pengambilan SDA  yang dilakukan oleh masyarakat industry yaitu:
  • Meningkatkan tersedianya SDA pada laju yang paling tidak sama dengan laju peng gunaan SDA. Kebijakan yang sekarang ini ditempuh dalam kebanyakan negara industri diarahkan untuk meningkatkan tersedianya SDA seperti mengintensifkan penelitian sumber2 minyak dan gas baru
  • Meningkatkan efisiensi penggunaan SDA  dengan menggunakan “technical fix” yaitu pemecahan masalah yang secara teknis dan ekonomis layak atas dasar standar saat ini dan tidak memerlukan perubahan2 sosial dan kebudayaan yang bearti. Contoh mobil yang hemat energi
  • Menekan permintaan pada SDA. Contoh menggunakan kendaraan umum untuk menggantikan kendaraan pribadi
  1. 4.      Bagaimana kaitan antara kemiskinan, industrialisasi , dan pengambilan SDA
Kaitan antara kemiskinan, industrialisasi , dan pengambilan SDA demi pemanfaatannya untuk memenuhi pasar global maupun kebutuhan kehidupan masyarakat pada umumnya sangat lah penting dan ber[ppengaruh satu sama lain. Betapa tidak hal ini akan dibuktikan apabila suatu Negara itu miskin maka ia tidak bisa mengambil dan mengelola sumber daya alam yang ada sehingga ia tidak akan mewujudka Negara industrialisasi yang akan berpeluang memajukan Negara tersebut di era dan tuntutan zaman seperti sekarang ini.Dalam pengambilan SDA itu sendiri penting untuk mengetahui strategi dan kebijakan yang tepat serta unsur pendukung dan penghambat ddalam prosesnya, serta bagaiman hal itu akan mengurangi kemiskinan dan mewujudkan perekonomian industrialisasi yang seperti menjadi tuntutan di zaman sekarang ini.
  1. 5.      Apakah dasar hukum
Dasar hukum dari dikeluarkannya Peraturan Pemerintah ini antara lain adalah Undang-undang Nomor 4 Tahun 1982 tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1982 Nomor 18, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3215) sebagaimana kemudian diperbaharui dengan Undang-undang Nomor 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1997 Nomor 68, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3699, mulai berlaku sejak diundangkan tanggal 19 September 1997) serta Undang-undang Nomor 5 Tahun 1984 tentang Perindustrian (Lembaran Negara tahun 1984 Nomor 22, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3274).
Lingkungan hidup didefenisikan oleh Undang-undang Nomor 4 Tahun 1982 sebagai kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain. Sedangkan yang dimaksud dengan pengelolaan lingkungan hidup adalah upaya terpadu untuk melestarikan fungsi lingkungan hidup yang meliputi kebijaksanaan penataan, pemanfaatan, pengembangan, pemeliharaan, pemulihan pengawasan, dan pengendalian lingkungan hidup
Ref : http://dickyhendramulyadi.blog.com/2012/02/13/kaitan-antara-kemiskinanindustrilisasi-dan-pengambilan-sda/